Ketika jalan itu berbeda (Sebuah Cerpen #3)

Sebuah penantian panjang di jalan yang sebenernya adalah jalan para penakhluk akherat. Tak pernah terfikir bahwa jalan itu akan menjadi sebuah jalan yang di idam idamkan oleh para pencari surga. Dakwah yang memiliki arti luas. Ketika itu aku sedang membangun motivasi untuk menghidupkan mimpi belajar ilmu dunia di negeri asing yang jauh dari tanah air. [...]

Advertisements

Tentang Sebuah Jalan (sebuah Cerpen #2)

Aku kembali menyusuri senjaku. Saat itu hanya sendiriku dan ditemani hiruk-pikuk kecil sekitar. Mungkin hanya sebatas melepaskan penat saja. Tapi, aku tahu, sesungguhnya lebih dari itu. Suatu tujuan besar menanti di depan dan akan terus menggerus. Dan akhirnya kegelisahanlah yang menang. Tidaklah aneh apabila ke khawatiran menjadi teman setia saat ini. Mencari keramaian hanyalah salah [...]

Suatu Kursi di Tengah Kampus (sebuah Cerpen #1)

Suatu saat yang dinanti, saya berjalan keluar menanggapi emosiku yang sedang butuh udara fresh. Keluar dari lab merupakan suatu pilihan yang tepat untuk menyejukkan emosi sesaat. Inilah saya Tyo yang berkuliah di kampus NCU di Taiwan. Berjalan sendiri, mencoba berpartisipasi dengan hiruk pikuk kampus, menyusuri jalan yang terkadang hanya sebuah formalitas saja. Demi emosi. Sore itu udara [...]

Ibu Adalah KELUARGA

"Setiap jiwa pasti lahir dari satu rahim yang perkasa Dibesarkan oleh tangan lembut nan kuat Dibimbing oleh sepasang insan yang tangguh Dengan kasih sayang terindah Seperti air laut membentuk batu karang Seolah itu jati diri kita" Keluarga bagi ku adalah Ibu. Yang bagi ku adalah seorang ibu yang tangguh sekaligus seorang ayah yang lembut. Dibesarkan dengan kasih [...]