Manfaat dan Potensi Energi Terbarukan dan Energi Tidak Terbarukan

Energi fossil adalah salah satu bentuk energi yang hingga iki masih dikembangkan untuk memenuhi demand energi dunia yang semakin tinggi seiring berjalanya waktu. Begitu pula di Indonesia, permintaan akan kebutuhan energi masih menjdi isu hangat setiap tahun dimana energi fosil kita memiliki keterbatasan. Masih ingatkah dalam suatu tajuk berita dimana daya tahan bahan bakar yang digunakan untuk perang hanya bisa tahan 3 hari [1]. Energi fossil merupakan energi dengan source yang mayoritas digunakan di Indonesia yang terdiri dari batu bara, gas alam, minyak bumi yang berasal dari pengendapan selama bertahun-tahun tumbuhan dan hewan yang telah mati. Meskipun sangat populer, source ini memiliki kekurangan yaitu tidak bisa di renewable. Dengan arti lain suatu saat nanti bahan bakar ini akan bterus berkurang dan habis di masa mendatang. Suatu saat nanti hal ini akan menjadi masalah bagi negara-negara yang mengandalkan energi fosil untuk menggerakan sektor-sektornya. Dalam hal ini energi fosil merupakan energi yang tidak terbarukan.

Related image

Energi tidak terbarukan merupakan energi yang sumbernya terbatas. Di Indonesia saat ini sedang memakai sumber energi yang tidak terbarukan seperti yang telah dijabarkan di atas. Contohnya yaitu energy fosil serta yang umum digunakan juga yaitu energi bersumber mineral seperti uranium. Bahan bakar yang sering kita kenal sekarang ini di lingkungan kita seperti, bensin, minyak tanah, avtur, LPG, merupakan energy olahan dari penyempurnaan energi fosil yang berupa minyak mentah dan gas alam. Indonesia yang kaya akan energi fosil terlihat dari keunggulan vegetasinya memiliki keberagaman sumber energi fossil yang sangat menguntungkan yaitu seperti gas alam, minyak mentah serta batu bara. Energi nuklir yang kita kenal di gunakan di negara-negara maju di Asia, Eropa serta Amerika ini merupakan energi tak terbarukan pula. Berasal dari Uranium yang jumlahnya juga terbatas yang diperoleh dengan cara ditambang.

Jadi, bentuk olahan energi yang biasa kita kenal seperti minyak tanah, avtur, bensin, batu bara, nuklir merupakan energi yang suatu saat nanti bisa habis dan mungkin butuh waktu yang lama untuk bisa recovery lagi oleh alam.

Bagaimana kondisi di Indonesia?

Bahan bakar yang kita kenal saat ini yang berasal dari minyak bumi merupakan tumpuan pokok penujang keberlangsungan sistem ekonomi kita. Hal ini sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan perekonomian secara luas di Indonesia dilihat dari berbagai sektor, mulai dari ekonomi itu sendiri, pertahanan, perindustrian, dsb. Salah satu penunjang ekonomi saat ini adalah Industri, dimana dalam pelaksanaanya mengandalkan listrik yang berasal dari minyak bumi dan batu bara. Sektor rumah tangga, transportasi yang saat ini juga sebagai konsumen yang berpengaruh produk hasil olahan energi fossil yang berupa listrik. Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pengkajian dan Penerapan Technologi (BPPT) tahun 2015 kita masih memiliki cadangan bahan bakar fossil untuk lebih dari 13 tahun kedepan apabila tidak ditemukanya sumber baru. Mulai dari minyak bumi dengan cadangan sebesar 3.6 miliar barel akan habis dalam 13 tahun, gas bumi sebesar 100.3 TFC habis dalam 34, batu bara 31.35 miliar ton habis dalam 72 tahun. Hal ini sangat berpengaruh bagi ketahanan energi kedepanya. Untuk minyak bumi mungkin saja bisa bisa lebih cepat habis dikarenakan meningkatnya permintaan dari tahun ke tahun sejalan dengan meningkatnya sektor industri untuk menopang perekonomian negara.

Energi terbarukan merupakan energi yang mampu secara berkesinambungan dihasilkan dan diperoleh, tidak habis meskipun di manfaatkan secara terus menerus. Dalam hal ini bisa juga dikatakan energi yang dimana sumbernya bisa diproduksi. Energi terbarukan atau renewable energy sekarang menjadi fokus negara-negara maju dibidang research yang bertujuan sebagai energi alternatif untuk mensupport ketahanan energi mereka. Bahkan ada yang menjadikan renewable energy sebagai sumber utama penopang dinegara mereka seperti Belanda. Tidak heran apa bila perkembangan teknologi ini sebagai ajang perlombaan kemajuan tekhnologi energi bagi seriap negara.

Contoh energi terbarukan ialah panas bumi, hydro, energi surya, biomassa, energi angin, gelombang laut, dsb. Sumber energi tersebut merupakan sumber energi terbarukan yang umum di kembangkan dan digunakan oleh negara-negara di dunia.

Energi panas bumi merupakan energi panas yang berasal dari perut bumi yang bisa dimanfaatkan energinya untuk dikosumsi. Biasanya energi ini digunakan sebagai pemanas air murni untuk menggerakkan turbin uap yang nantinya menghasilkan listrik. Beruntungla Indonesia yang memiliki letak goegrafis yang menunjang pengembangan sumber daya ini dan saat ini Indonesia memiliki sumber daya sebesar 12,386 MWe (megawatt electrical).

Energi hydro yang kita kenal sebagai energi yang berasal dari air, lebih tepatnya yaitu energi yan berasal dari kinetik dan potensial air. Dalam hal ini energi kinetiknya berasal dari air yang mengalir mengabaikan ketinggian. Sedangkan energi potensial dari air ini sangat bergantung dari ketinggian air tersebut, contihnya adalah air terjun. Letak geografis Indonesia yang memiliki banyk sungai dan ketinggian tempat yang berbeda-beda sangatlah menguntungkan untuk bisa mengeksplore lebih bayak lagi. Saat ini kita memiliki potensi 75,000 MW.

Energi angin merurapakan energi yang sangat umum dan sangatlah sering diapplikasikan di berbagai negara sejak puluhan tahun lalu. Energi angin merupakan energi yang berasal dari gerakan udara atau biasa yang kita sebut dengan angin. Angin yang bergerak dapat menggerakkan generator untuk diubah ke bentuk energi listrik melalui fin atau blade atau bilah yang terhubung dengan poros. Pembangkit dari energi ini sangatlah populer dan banyak di aplikasikan di berbagai negara, seperti Belanda, Taiwan, China, Amerika. Sedangkan di Indonesia tidak begitu populer dan ada pun sebatas untuk memenuhi kbebutuhan yang kecil karena secara geografis, intensitas angin yang dihasilkan kucup kecil dibandingkan dengan negara-negara yang lain yang umumnya memiliki 4 musim dan dekat dengan samudra. Indonesia memiliki sumber daya 970 MW.

Energi surya sudah dangat kita kenal yaitu dengan cara memanfaatkan cahaya matahari. energi ini sudah sangat populer di dunia dan Indonesia sendiri. Bahkan ada beberapa rumah yang berapada di pelosok dan terisolir dimana listrik PLN tidak bisa menjangkau, mereka menggunakan teknologi fotovoltaik (PV) untuk mendapatkan listrik. Teknologi lain yang sering diapakai untuk skala besar yaitu concentrated surya power (CSP) yang prinsip kerjanya yaitu memusatkan cayaha untuk dapat diserap panasnya menggunakan media liquid yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang kemudian dikonversikan menjadi listrik. Energi ini di Indonesia memiliki sumber daya 4.80 kWh/m2/day.

Energi yang bersumber dari laut memiliki beberapa cara untuk memanfaatkanya seperti gelombang laut, energi panas laut, pasang surut (tidal power).

Biomassa sebetulnya suatu merupakan benda yang berasal dari makhluk hidup. Dalam hal ini adalah tumbuhan dan binatang. Kita mungkin sering mendengar adanya pemanfaatkan sampah untuk menghasilkan listrik atau pun pemanfaatan kotoran hewan untuk menghasilkan listrik. Pada dasarnya semua senyawa yang memiliki rantai hidrocarbon mampu digunakan untuk menghasilkan energi, umunya berasal dari makhluk hidup. Contoh simple nya yaitu arang dari bakaran kayu, kayu bakar. Ada pula beberapa teknologi yang digunakan untuk memanfaatkan ini yaitu pyrolysis dan gasifikasi. Kedua teknologi ini digunakan untuk mengubah energi biomassa yang biasanya kayu dan daun menjadi olahan produk bahan bakar cair, padat ataupun gas. Pertanyaanya adalah bagaimana bisa biomassa termasuk salah satu energi terbarukan? Untuk menjawab ini, kita harus paham bahwa sebenarnya tumbuhan dan hewan bisa berkurang jumlanya. Untuk itu, sebenarnya dengan berkembangnya teknologi pertanian mampu mengembangkan biomassa menjadi energi yang terbaruka dengan cara dibudidayakan. Dengan sistem budi daya ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan energi yang dibutuhkan untuk digunakan di masyarakat. Di Indonesia energi ini memiliki sumber daya 32,654 MWe.

Sumber:

https://www.jpnn.com/news/waduh-jika-perang-indonesia-hanya-bertahan-3-hari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s